Welcome to Our Website

Jangan Cuek, Ini 6 Strategi Ketika Anak Bertanya Tanpa Henti

anak bertanya tanpa henti

Babylon – Memiliki anak yang kerap menanyakan kadang meletihkan. Tetapi itu menjadi ciri-ciri anak Anda mempunyai keinginantahuan yang tinggi. Pakai taktik yang bagus untuk hadapi mereka. Mempunyai anak genius atau gifted child bisa saja karunia mengagumkan. Tetapi, pasti resikonya ialah harus terlatih anak menanyakan mengenai hal apa saja yang tebersit di pikiran mereka. Bahkan juga, keadaan anak kerap menanyakan ini seolah tidak gampang terpenuhi cukup dengan satu-dua jawaban simpel.

Disini orang-tua perlu mengaplikasikan taktik supaya diskusi dua arah dengan anak genius berjalan efisien. Tidak boleh repot merutuki kenapa anak sukai menanyakan, tetapi pertajam kekuatan menjawab yang paling efisien. Cara menghadapi anak bertanya tanpa henti setiap hari. Berikut ada banyak strategi untuk orang-tua yang setiap harinya selalu diwarnai anak menanyakan:

anak bertanya tanpa henti

1. Jangan meminta mereka berhenti

Terkadang kemungkinan anak terus melemparkan pertanyaan “kenapa?” ketika yang kurang tepat. Saat Anda tengah repot bekerja, kecapekan, atau sedang tidak mungkin untuk menjawab. Apa saja itu, jangan sampai minta mereka stop menanyakan.Ganti sudut pandang Anda. Anak menanyakan bukan masalah, tetapi rasa haus mereka untuk memperoleh banyak info baru. Ingat juga, mereka baru hidup sekian tahun di dunia. Benar-benar lumrah bila mereka ingin ketahui mengenai segalanya baru, yang menurut orang-tua sebetulnya ialah hal yang umum.

2. Menunda menjawab

Ketimbang minta anak stop menanyakan, taktik yang dapat diaplikasikan ialah tunda memberinya jawaban . Maka, dengar pertanyaan anak lalu berikan jika Anda akan cari tahu lebih dulu dan mengulasnya kembali kelak.Jangan sampai takut untuk mengaku jika Anda tidak tahu jawabnya. Anak dapat memahami jika orangtuanya bukan ahli sekitar topik yang mereka tanya.Tetapi saat telah janjikan ini, janganlah lupa untuk cari tahu selanjutnya. Ajak anak cari tahu bersama tidak kalah membahagiakan.

3. Buat daftar

Untuk menghadapi anak kerap menanyakan, kadang ada lebih satu pertanyaan yang belum terjawab. Supaya tak lupa, tidak ada kelirunya menuliskan di kertas, buku, post it di kulkas, atau pojok di kamar sang kecil.Selanjutnya saat telah akhir minggu atau peristiwa famili time bersama, saksikan apa topik yang penting diulas lebih jauh. Terutama untuk orang-tua dengan anak genius, mereka punyai ingatan benar-benar tajam dan tidak lupa apa yang sudah dijanjikannya orang-tua.

4. Pilihan kata

Orangtua perlu pilih dengan berhati-hati pilihan kata atau kata untuk kata yang disampaikan. Sebagai contoh saat anak menanyakan hal yang cukup sulit, verifikasikan kembali apa yang sebetulnya ingin mereka kenali. Saat minta anak mengulang-ulang pertanyaan mereka, ini akan memberikan waktu untuk Anda untuk pilih kata yang akurat.

5. Jeda sebelum merespons

Terkadang, anak menanyakan mengenai satu topik bukan lantaran ingin mengetahui benar jawabnya. Tetapi, ada penyebab lain seperti menyaksikan object atau ada di keadaan tertentu. Oleh karenanya, sebaiknya orang-tua memberikan interval saat sebelum memberi respon.Tidak ada kelirunya menanyakan kembali ke mereka, kenapa mendadak ingin tahu mengenai hal tersebut? Dengan begitu, info yang dikasih ke anak dapat cukup dan tidak terlalu berlebih.

6. Sesuaikan dengan usia

Berbeda umur, akan berlainan juga langkah anak mengolah info. Oleh karenanya, jawab pertanyaan mereka dengan bukti namun tetap samakan dengan kekuatan mereka. Tidak perlu dibikin sulit, karena anak mengolah info sama dengan mereka makan cemilan. Secara mudah, mereka dapat move on ke topik yang lain atau kembali melakukan aktivitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *